Konsep Object-oriented Programming
Object-oriented
programming memiliki beberapa
konsep, yaitu:
1. Class/kelas
2. Object/objek
3. Encapsulation/enkapsulasi
1.) CLASS
Class merupakan sekumpulan data atau sebuah fungsi dalam satu lingkup yang mempuyai tujuan tertentu. Dalam suatu class, terdapat attribute dan method. berbeda dengan object, class lebih mendefinisikan method secara umum.
Contoh class dalam
bahasa pemrograman Java:
Public class
Burung{
String nama; //atribut nama
String jenis; //atribut jenis
String warna; //atribut warna
String sayap; //atribut sayap
//method terbang
public void terbang(){
this.sayap = “mengepak”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Terbang”);
}
//method tidur
public void tidur(){
this.sayap = “diam”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Tidur”);
}
}
String nama; //atribut nama
String jenis; //atribut jenis
String warna; //atribut warna
String sayap; //atribut sayap
//method terbang
public void terbang(){
this.sayap = “mengepak”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Terbang”);
}
//method tidur
public void tidur(){
this.sayap = “diam”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Tidur”);
}
}
2.) METHOD
Method
dapat didefinisikan sebagai ‘pembungkus’ dari suatu fungsi dalam pemrograman berorientasi objek, atau juga dapat dikatakan sebagai dasar atau modul dalam pemrograman berorientasi objek.
Contoh method dalam
bahasa pemrograman Java
//method terbang
public void terbang(){
this.sayap = “mengepak”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Terbang”);
}
//method tidur
public void tidur(){
this.sayap = “diam”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Tidur”);
public void terbang(){
this.sayap = “mengepak”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Terbang”);
}
//method tidur
public void tidur(){
this.sayap = “diam”;
System.out.println(“Burung “+this.nama+” Sedang Tidur”);
}
3.) ENCAPSULATION
Encapsulation merupakan suatu ‘wadah’ atau ‘pembungkus’ sebuah program dan data yang akan diolah. Encapsulation menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses
secara sembarangan atau diintervensi oleh program lain. Keuntungan dari
penggunaan encapsulation adalah:
- Melindungi program atau data
- Object dapat dikelola secara independen, dan dapat menyembunyikan informasi yang tidak perlu diketahui object lain
Pada OOP, encapsulation memiliki bentuk class. Dalam sebuah class,
terdapat property dan method yang memiliki hak akses
tertentu terhadap lingkungannya, biasa disebut access modifier, yang terdiri dari private,
protected, dan public.
- Private: Memberikan hak akses hanya pada anggota class terkait untuk menggunakan dan atau mengubah nilai dari property dan method class tersebut.
- Protected: Memberikan hak akses kepada anggota class terkait dan anggota class hasil inheritance dari class tersebut.
- Memberikan hak akses kepada property dan method agar dapat digunakan diluar class tersebut.
Contoh penggunaan
encapsulation:
public class
Siswa{
public String nama;
public String nrp;
public void Info()
public String nama;
public String nrp;
public void Info()
{
System.out.println(“Saya adalah”);
System.out.println(“Nama ” + nama);
System.out.println(“Nrp ” + nrp);
}
}
Kemudian, dibuat class baru yaitu IsiData
public class IsiData {
public static void main(String[] args){
Siswa IT = new Siswa();
IT.nama = “Mirna”;
IT.nrp = “0320110013″;
IT.Info();
}
}
System.out.println(“Saya adalah”);
System.out.println(“Nama ” + nama);
System.out.println(“Nrp ” + nrp);
}
}
Kemudian, dibuat class baru yaitu IsiData
public class IsiData {
public static void main(String[] args){
Siswa IT = new Siswa();
IT.nama = “Mirna”;
IT.nrp = “0320110013″;
IT.Info();
}
}
No comments:
Post a Comment